Warga merasa di tipu’ oleh Oknum Kades di duga demi untuk melakukan korupsi di Desa Lestari

MNTV  Asahan’ Sumatera Utara faktahukummntv.com,-  Baru baru ini kembali terpantau Oleh awak media kembali disampaikan Oleh salah satu warga kampung Aek delu desa lestari kecamatan buntu pane Kabupaten Asahan Sumatera utara,” menurut mariana dirinya merasa dirugikan Oleh salah satu Oknum kepala desa yang merasa kebal hukum,” Ucapnya

Disisi lain mariana saat dikonfirmasi klarifikasi mengatakan bahwa dirinya pada tahun 2019 yang silam ada mendapatkan bantuan sosial berupa bedah rumah sebesar Rp 6.500.000 (enam juta lima ratus ribuh rupiah yang mana dapat diketahui bahwa dana tersebut, dicairkan melalui Bank Sumut cabang mandoge,” Ujarnya (13/10/2023)

Dilain sisi pada saat itu waktu pencairan Mariana sempat dibuntuti oleh Oknum kades Baginda Syarifuddin ritongah desa lestari kecamatan buntu pane untuk mengambil dana bantuan beda rumah yang dicairkan melalui Bank Sumut, dan diberikan kepada mariana,” Namun yang paling sangat disayangkan sosok seorang kepala desa yang seharusnya bisa menjadikan contoh yang baik terhadap warganya malah terbalik 1000 derajat, dengan sikap yang sangat arogannya langsung meminta buku tabungan rekening milik mariana

yang lebih ironisnya lagi Oknum kades Baginda Syarifuddin ritonga bukan hanya sekedar mengambil buku rekening milik mariana saja melainkan uang mariana pun yang sebesar Rp 6.000.000 (enam juta rupiah) turut dimintak oleh Oknum kades dengan modus akan diserahkan kepada pemborong yang akan mengerjakan perehapan beda rumah,” ungkapnya

Ditempat yang berbeda seiringnya waktu yang suda berjalan yang pada awalnya mariana suda sangat yakin dan percaya seutunya kepada kades desa lestari,” namun kini dirinya suda hilang rasa kepercayaan terhadap Oknum kades yang suda melakukan penipuan terhadap dirinya terkait dengan buku rekening serta dana bantuan beda rumah yang diambil oleh Oknum kades hingga sampai berjalan empat (4) tahun juga tidak terlaksana dari semenjak pada tahun 2019 yang lalu hingga kini sampai tahun 2023,” sunggu aneh tapi nyata

bersambung

Tim Liputan MNTV Melaporkan

(Red/Elizaro Lase)